Rabu, 16 Juni 2010

Konsep Imunisasi Halal


Meningkatkan Fungsi Sistem Imun secara Alami

A. Memperhatikan dengan cermat gaya hidup Untuk menentukan semua faktor yang dapat menghalangi atau merusak sistem imun. STOP HAL-HAL NEGATIF

PENYEBAB DISFUNGSI SISTEM IMUN

PENYEBAB DISFUNGSI IMUN

BAGAIMANA PENGARUHNYA PADA SISTEM IMUN

Gula dan karbohidrat terkonsentrasi lain

Tiga ons gula dalam bentuk apapun (sukrosa, madu, jus buah) menyebabkan penurunan aktivitas sel darah putih 50% selama satu sampai lima jam)

Alergi Makanan

Menghabiskan pertahanan Imun pada paertikel makanan ketimbang mikroba penginvasi, merusak usus, memungkinkan toksin perusak imun untuk masuk ke dalam tubuh

Obesitas

Menurunkan aktivitas membunuh bakteri dan sel darah putih dan produksi antibodi

Alkohol yang cukup menyebabkan toksisitas

Menekan mobilisasi sel darah putih, cukup berpengaruh menghalangi netrofil (fagosit)

Defisiensi nutrisional (terutama asam folat, asam pantotenat, piridoksin, riboflavin, vitamin A, B12, C, tembaga, seng)

MENURUNKAN SEMUA ASPEK SISTEM IMUN

Logam berat (kadmium, timbal, merkuri/raksa)

Menghalangi pembentukan antibodi dan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri

Pestisida

Menekan limfosit T dan B, meneybabkan penuaan timus

Obat, misalnya, aspirin, acetaminophen, ibuprofen, dan kortikosteroid

Menurunkan produksi antibodi; supresi imun luas

Zat kimia toksik, mis. Implan silikon, pelarut organik

Menurunkan aktivitas natural killer cells

Latihan berlebihan

Menghabiskan pertahanan imun untuk peningkatan produksi radikal bebas

Stress

SECARA LANGSUNG MENGHALANGI BANYAK ASPEK FUNGSI IMUN

Istirahat tidak cukup

Mensupresi aktivitas natural killer cells

Sumber: Total Wellness, by Joseph Pizzorno, N.D.

B. Menjamin konsumsi yang cukup semua nutrisi yang dibutuhkan untuk fungsi imun yang optimal.

KERJAKAN HAL-HAL POSITIF

Konsumsi:

1. Vitamin A

v Vitamin A sangat penting dalam membantu memperkuat dan menyehatkan bagian tubuh lini pertama dalam melawan penyakit yang kontak pertama kali dengan mikroorganisme menyerang kulit dan mukosa saluran pernafasan, saluran pencernaan, daluran urogenital, dan mata. Vitamin A juga membantu serdadu imun yang terkandung di dalam air mata dan keringat. Sehingga vitamin A banyak mendapat julukan sebagai vitamin anti-infeksi.

v Vitamin A memperkuat aktivitas Limfosit T Pembunuh atau Natural Killer Cells.

v Vitamin A mejuga meningkatkan efektivitas Limfosit B. Sel B kemudian menghasilkan sel plasma. Sel plasma kemudian membuat antibodi.

v Vitamin A terdapat dalam dua bentuk:

§ Vitamin A yang telah jadi (performed) dari daging, ikan, unggas, produk susu, dan makanan hewani lain.

§ Vitamin A yang berasal dari Beta Karoten. Tubuh manusia akan mengubah karoten menjadi vitamin A seusuai kebutuhan tubuh.

2. Karoten/Beta Karoten. Baca Vitamin A

3. B Kompleks.

v Manusia yang kekurangan Vitamin B memiliki daya tahan yang jauh lebih rendah terhadap infeksi.

v Banyak pasien yang menderita infeksi rekuren memiliki kadar beberapa jenis vitamin B yang rendah di dalam darahnya.

v Vitamin B Kompleks di otak. Defisit berbagai Vitamin B dapat menyebabkan kecemasan, iritabilitas, kegelisahan, depresi, dan perubahan kepribadian.Vitamin B yang membantu membuat seseorang berpikir positif memperkuat sistem imun dan kesehatan.

4. Vitamin B1 (Thiamine/Tiamin)

Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan defisiensi system imun, seperti penurunan daya tahan terhadap infeksi, penurunan jumlah Limfosit T dan B, penurunan respons limpa, dan penciutan timus.

5. Vitamin B2 (Riboflavin)

v Salah satu tugas Vitamin B2 adalah mempertahankan keutuhan mukosa tubuh Anda untuk menangkal infeksi.

v Defisiensi Vitamin B2 disertai dengan beberapa kelemahan sistem imun, sepertidefisit produksi antibodi, penurunan jumlah Limfosit T dan B di dalam darah, dan penciutan jaringan timolimfatiko.

6. Vitamin B3 (Niacin/Niacin)

v Vitamin B3 penting untuk sintesis asam nukleat dan protein. Sistem imun, dan bagian tubuh lainnya, mutlak tergantung pada pasokan yang kuat atas asam nulkeat dan protein.

v Defisiensi B3 dalam faktanya, menyebabkan pelarga, suatu penyakit yang dahulu cukup banyak ditemukan, dengan gejala 4D: Diare, Dermatitis, Demensia, dan, pada banyak kasus, Death (kematian).

7. Vitamin B5 (Asam pantotenat)

v Orang yang mengalami defisiensi vitamin B5, misalnya, menderita gangguan penyembuhan luka. Salah satu tugas B5 adalah mempermudah pelepasan antibodi dari sel Plasma.

v Tidak adanya B5 yang cukup dapat menurunkan jaringan timolimfatiko, menurunkan jumlah immunoglobulin di darah, dan mengganggu rasio sel (Limfosit) T terhadap sel B

8. Vitamin B6 (Pyridoxine/Piridoksin)

v Vitamin B6 memiliki fungsi pendorong system imun yang paling kuat dibandingkan semua vitamin B lainnya. Bertahun-tahun yang lalu kita telah menemukan bahwa pasien TBC yang diterapi dengan obat INH (isoniazid) mengalami gangguan system imun parah.

v Diketahui bahwa INH mengubah kadar Vitamin B6 pada pasien yang selanjutnya, mengganggu system imun mereka.

v Defisiensi B6 menyebabkan penciutan kelenjar timus. Tidak adanya B6 dapat membahayakan sistem imun dengan cara lain pula, seperti menyebabkan penurunan jumlah total sel T di dalam darah dan perubahan rasio sel (Limfosit) T terhadap sel B.

9. Vitamin B12

v Vitamin B12 dan asam folat diperlukan untuk maturistas sel system imun yang dibuat di dalam sumsum tulang. Defisiensi vitamin B12 dan asam folat kadang-kadang disertai dengan penurunan jumlah netrofil, petarung imun yang “memakan” dan menghancurkan bakteri dan partikel berbahaya lainnya.

v Tidak adanya B12 menyebabkan penurunan aktivitas fagositosis, dan penurunan jumlah absolut Sel (Limfosit) T dan B.

10. Asam Folat (Anggota Vitamin B Kompleks). Lihat Vitamin B12

v Defisiensi Asam Folat menyebabkan penurunan sel T, serta penciutan organ timolimfatiko, yang menjadi “basis” bagi sebagian besar system imun anda.

11. Biotin (Anggota Vitamin B Kompleks)

v Biotin merupakan anggota keluarga Vitamin B kompleks. Jika anak dengan penyakit defisiensi biotin diteliti, pemberian biotin dalam jumlah besar juga memperbaiki kelemahan sistem imun mereka.

12. Vitamin C

v Pemenang hadiah Nobel Dr. Linus Pauling menyatakan bahwa Vitamin C memiliki efek positif pada sistem imun.

v Vitamin C memperbaiki mobilitas sel darah putih.

v Vitamin C digunakan untuk mempercepat pemulihan dari pneumonia, meononulkeosis, hepatitis, dan hamper semua infeksi virus lain.

v Vitamin C menstimulasi sel (Limfosit) T dan B, serta “pemakan sel” raksasa (fagosit makrofag) yang menelan dan menghancurkan bakteri, virus, fungi, dan antigen penyebab penyakit lainnya.

v Selain itu Vitamin C merupakan antioksidan dan scavenger untuk radikal bebas.

13. Vitamin D

v Defisiensi Vitamin D akan mengganggu fungsi “pemakan sel” (fagositosis) sel darah putih. Tetapi Hati-hati, Vitamin D dalam jumlah besar dapat mensupresi system imun.

14. Vitamin E

v Vitamin E, bersama Vitamin A, B1, B5, C, dan mineral selenium, merupakan scavenger (penangkap) radikal bebas. Radiakl bebas adalah pembunuh kecil, bahkan lebih kecil dari virus. Seperti gergaji mesin, mereka menghancurkan membrane sel di dalam tubuh, yang menyebabkan semua jenis kerusakan kanker dan kerusakan pada sistem imun.

v Defisiensi Vitamin E menyebabkan kadar antibodi yang rendah, Sel (Limfosit) T dan B yang rendah, dan juga penurunan ukuran dan berat organ limfatik.

v Pemberian Vitamin E meningkatkan kemampuan sistem imun untuk menghasilkan antibodi.

v Aktivitas “pemakan sel” dar sel darah putih juga ditingkatkan oleh Vitamin E.

v Bebera penelitian telah menunjukkan bahwa Vitamin E mungkin membantu melawan efek imunosupresif dari kortikosteroid (hormone yang berkaitan dengan depresi).

15. Zinc/Seng

v Luka bagi yang mengalami defisiensi seng sulit sembuh, yang juga merupakan indikasi kegagalan sistem imun.

v Defisiensi seng dapat menyebabkan penciutan kelenjar timus yang selanjutnya menyebabkan penurunan jumlah sel (limfosit) T yang ada untuk melawan kuman penyakit.

v Rasio Sel T4 (Penolong) dan T8 (Penekan) mungkin terganggu akibat defisiensi seng.

v Kadar seng yang rendah meningkatkan kerentanan tubuh terhadap infeksi, dan menyebabkan kadar immunoglobulin darah yang rendah.

v Kombinasi Seng dan Vitamin C dapat mengobati luka bakar atau parah.

v Hati-hati.Terlalu banyak seng dapat menekan aktivitas fagositosis netrofil.

16. Selenium

v Selenium merupakan antioksidan dan scavenger yang sangat baik dari radikal bebas yang berbahaya.

v Sebagai antioksidan, selenium membantu melingdungi dinding sel dari oksidasi.

v Selenium juga membantu mengantagonis raksa/merkuri dan kadmium.

v Selenium meningkatkan aktivitas pemakan sel terhadap bakteri, serta kapasitas makrofag untuk membunuh sel tumor.

v Selenium memperbaiki respons antibodi terhadap berbagai antigen dan melindungi tubuh dari kanker.

v Defisiensi selenium disertai dengan penurunan yang jelas pada respons sel B (antibodi), dengan memperlambat kemunculan antibodi dan penurunan konsentrasi antibodi yang terbentuk.

17. Iron/Besi

v Kadar Zat besi tubuh/darah yang rendah adalah defisiensi mineral yang paling banyak ditemukan di dunia.

v Besi merupakan bagian dari molekul hemoglobin yang mengikat oksigen ke sel darah merah. Kekurangan besi dapat menyebabkan gangguan pengiriman oksigen ke berbagai bagian tubuh. Hal ini dapat menimbulkan berbagai jenis masalah termasuk defisit sistem imun.

v Tanpa adanya besi yang cukup, timus dan kelenjar limfoid lain mungkin menciut, jumlah sel (limfosit) T dan B di dalam darah dapat jatuh menurun, dan kemampuan sel “pemakan” untuk menangkap dan menghancurkan bakteri akan terganggu.

18. Copper/Tembaga

v Tembaga merupakan bagian dari SOD (Superoxide Dismutase) yang menangkap radikal bebas. Sebagai SOD, tembaga membantu melindungi tubuh dari kanker

v Jika kita tidak mendapatkan cukup tembaga, dan tidak dapat menggunakan zat besi yang kitamakan, kita akan menderita anemia defisiensi besi. Anemia, selanjutnya, mengganggu system imun dan bagian lain dari tubuh.

v Kekurangan tembaga juga menyebabkan kelemahan sel (limfosit) T dan system komplemen. Sistem komplemen bekerja sama dengan sel “pemakan”, sel (limfosit) T, dan bagian sistem imun lain untuk menghancurkan bakteri, virus, dan partikel berbahaya lain.

19. Magnesium

v Suatu defisit magnesium menyebabkan pembesaran timus yang tidak sehat, yang menyebabkan penurunan respons sel (limfosit) T dan B.

v Beberapa Imunoglobulin juga menurun.

v Telah dilaporkan adanya peningkatan insidensi kanker tertentu, yang dinamakan limfoma malignan, pada hewan yang mengalami defisiensi magnesium.

v Magnesium merupakan bagian dari molekul SOD yaitu anti radikal bebas dan kanker.

20. Manganese/Mangan

v Pertumbuhan dan reproduksi sangat terganggu akibat defisit mangan.

v Mangan yang cukup dalam tubuh memungkinkan kadar antibody meningkat sebagai respon antigen.

v Mangan merupakan bagian dari molekul SOD.

Sumber: Immune For Life, Arnold Fox, M.D, Barry Fox, Ph.D.

C. Menggunakan sejumlah ekstra nutrisi dan herbal khusus yang memaksimalkan sistem imun.

KERJAKAN HAL-HAL POSITIF SECARA MAKSIMAL

Thibbun Nabawi (Pengobatan cara Nabi Saw)

1. Menegakkan Shalat

2. Puasa (As-Shaum)

3. Makan makanan Halalan Thayyiban

4. Berbekam (Al Hijamah)

5. Minum Madu

6. Mengkonsumsi Habbatus Sauda dan herbal lain rekomendasi Nabi Saw.

7. Mengkonsumsi Herbal Alami sebagai pengobatan.

Sumber: Ath-Thibbun Nabawi, Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah.


Konsep Imunisasi Halal

  1. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang memaksimalkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.
  2. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang meminimalkan dan menghilangkan zat yang bersifat menurunkan kerja sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.
  3. Menjauhkan dan menghentikan asupan nutrisi yang bersifat menurunkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.
  4. Tidak memberikan vaksinasi yang mengandung Toksin/Racun bahan berbahaya yang menjadi ancaman kesehatan manusia.
    1. Kimiawi Sintetis
    2. Logam Berat (Heavy Metal)
    3. Hasil Metaboit parsial
    4. Toksin Bakteri
    5. Komponen dinding sel
  5. Tidak memberikan vaksinasi dan obat-obatan yang mengandung bahan yang haram secara syari’at.
    1. Alkohol dan turunannya, yang bersifat seperti alkohol, yaitu yang apabila dikonsumsi secara banyak akan memabukkan.
    2. Tidak mengandung Darah, daging Babi, dan hewan yang ketika disembelih tidak menyebutkan nama Allah.
    3. Tidak daging yang diharamkan menurut syari’at, contoh: Binatang Buas, Bertaring, bangkai dll.
    4. Tidak dikembangbiakkan di dalam darah hewan apapun, daging babi, dan di dalam makhluk hidup yang diharamkan menurut syari’at.
  6. Membiasakan untuk mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat membangun sistem kekebalan tubuh manusia.
  7. Membiasakan untuk tidak mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat menururnkan sistem kekebalan tubuh manusia.
http://elfarid.multiply.com/journal/item/256

Selasa, 15 Juni 2010

Vitamin C

Vitamin C adalah

jenis vitamin yang larut dalam air dan

Peranan vitamin C dalam tubuh
  • memiliki peranan penting dalam menangkal berbagai penyakit.
  • menjaga struktur kolagen, yaitu sejenis protein yang menghubungkan semua jaringan serabut, kulit, urat, tulang rawan, dan jaringan lain di tubuh manusia. Struktur kolagen yang baik dapat menyembuhkan patah tulang, memar, pendarahan kecil, dan luka ringan.
  • membantu penyerapan zat besi dan mempertajam kesadaran.
  • antioksidan, vitamin c mampu menetralkan radikal bebas di seluruh tubuh. termasuk golongan vitamin antioksidan
  • Melalui pengaruh pencahar, vitamin ini juga dapat meningkatkan pembuangan feses atau kotoran.
  • menangkal nitrit penyebab kanker. Penelitian di Institut Teknologi Massachusettsnitrosamin (hasil akhir pencernaan bahan makanan yang mengandung nitrit) dalam tubuh sejumlah mahasiswa yang diberi vitamin C berkurang sampai 81%.

nama kimia : asam askorbat.

Ascorbic acid (asam askorbat) adalah salah satu senyawa kimia yang membentuk vitamin C.
Ia berbentuk bubuk kristal kuning keputihan yang larut dalam air dan memiliki sifat-sifat antioksidan.
Nama askorbat berasal dari akar kata a- (tanpa) dan scorbutus (skurvi), penyakit yang disebabkan oleh defisiensi vitamin C.
Pada tahun 1937, hadiah Nobel dalam bidang kimia diberikan kepada Walter Haworth atas hasil kerjanya dalam menentukan struktur kimia asam askorbat.
Pada saat penemuannya pada tahun 1920-an, ia disebut sebagai asam heksuronat oleh beberapa peneliti.


karakteristik vitamin sangat mudah teroksidasi oleh

panas,

cahaya, dan

logam.



Hipoaskorbemia (defisiensi asam askorbat) bisa berakibat
  • seriawan, baik di mulut maupun perut, kulit kasar,
  • gusi tidak sehat sehingga gigi mudah goyah dan lepas,
  • perdarahan di bawah kulit (sekitar mata dan gusi),
  • cepat lelah,
  • otot lemah dan
  • depresi.
  • Di samping itu, asam askorbat juga berkorelasi dengan masalah kesehatan lain, seperti
- kolestrol tinggi,
- sakit jantung,
- artritis (radang sendi), dan
- pilek.

Konsumsi

Kebutuhan vitamin C memang berbeda-beda bagi setiap orang, tergantung pada kebiasaan hidup masing-masing

Pada remaja, kebiasaan yang berpengaruh di antaranya adalah

  • merokok, Kebiasaan merokok menghilangkan 25% vitamin C dalam darah.
  • minum kopi, Selain nikotin senyawa lain yang berdampak sama buruknya adalah kafein. atau
  • minuman beralkohol,
  • konsumsi obat tertentu seperti obat
- antikejang,
- antibiotik tetrasiklin,
- antiartritis,
- obat tidur, dan
- kontrasepsi oral.
  • Selain itu stres, demam, infeksi, dan berolahraga juga meningkatkan kebutuhan vitamin C.

Pemenuhan kebutuhan vitamin C bisa diperoleh dengan mengonsumsi beraneka
buah dan sayur seperti

jeruk, sumber utama vitamin ini.
tomat,
arbei,
stroberi,
asparagus,
kol,
susu,
mentega,
kentang,
ikan, dan
hati





id.wikipedia.org

Senin, 14 Juni 2010

Vitamin A

Vitamin A ?

adalah salah satu zat gizi mikro yang diperlukan oleh tubuh yang berguna untuk
  • menjaga & meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) dan
  • kesehatan mata.
- pembentukkan indra penglihatan yang baik terutama di malam hari,
- sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina
  • berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit
  • berperan penting dalam pertumbuhan tulang

Nama lain : retinol

Retinol, bentuk hewani vitamin A, adalah vitamin larut dalam lemak

Ia termasuk juga ke dalam diterpenoid.
Retinol merupakan salah satu bentuk vitamin A yang paling umum, yang termasuk pula retinal (bentuk aldehida),
asam retinoat (bentuk asam), dan
retinil ester (bentuk ester).

Senyawa-senyawa ini secara kolektif disebut sebagai retinoid dan memiliki aktivitas biologis trans-retinol.


Sifat Vitamin, mudah rusak oleh paparan :
  • panas,
  • cahaya matahari, dan
  • udara.

Akibat kekurangan Vitamin A/ KVA
  • anak-anak yang berada di daerah pengungsian : rentan terhadap berbagai penyakit infeksi, sehingga mudah sakit.
  • Anak menderita kurang vitamin A, bila terserang
- campak,
- diare atau
- penyakit infeksi lain,

penyakit tersebut akan

- bertambah parah dan dapat mengakibatkan kematian.
- Infeksi akan menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap zat-zat gizi dan pada saat yang sama akan mengikis habis simpanan vitamin A dalam tubuh.

  • Kekurangan vitamin A untuk jangka waktu lama juga akan mengkibatkan terjadinya gangguan pada mata, dan bila anak tidak segera mendapat vitamin A akan mengakibatkan kebutaan.
  • Bayi-bayi yang tidak mendapat ASI mempunyai risiko lebih tinggi untuk menderita KVA, karena ASI merupakan sumber vitamin A yang baik.
  • Tambahan info, defisiensi vitamin A, penderita akan mengalami
- rabun senja
- dan katarak
- infeksi saluran pernapasan
- menurunnya daya tahan tubuh, dan
- kondisi kulit yang kurang sehat.
  • Kelebihan asupan vitamin A dapat menyebabkan keracunan pada tubuh. Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain

- pusing-pusing,

- kerontokan rambut,

- kulit kering bersisik, dan

- pingsan.

  • Selain itu, bila sudah dalam kondisi akut, kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga dapat menyebabkan

- kerabunan,

- terhambatnya pertumbuhan tubuh,

- pembengkakan hati, dan

- iritasi kulit.

Cara Mencegah KVA

Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A

- ASI atau
- makanan yang berasal dari hewan (susu, ikan, daging ayam, hati, telur) atau
- dari sayuran hijau dan kuning serta
- buah berwarna merah dan kuning (mangga, pepaya, cabe merah, wortel, pisang)
- suplementasi kapsul vitamin A (pemberian dilakukan karena makanan sumber alami menjadi sangat terbatas/ darurat, misalnya : pencegahan di daerah bencana)


Dosis kapsul Vitamin A (posyandu) untuk Bayi dan Anak
  • 1 kapsul vit A (biru) : 100.000 IU bayi usia 6-11 bulan,
  • kapsul vitmain A (merah) : 200.000 IU balita usia 12-59 bulan, dan anak usia 5-12 tahun.
Catatan :
- Kapsul vitamin A dosis tinggi aman diberikan dengan jarak minimal satu bulan.
- Walaupun demikian, bila ternyata anak mengkonsumsi kapsul vitamin A dengan selang waktu kurang dari satu bulan, biasanya tidak akan terjadi keracunan pada anak.
- Jika ditemukan anak mengkonsumsi lebih dari satu kapsul dalam kurun waktu satu bulan, segera laporkan pada petugas kesehatan.

  • Ibu dalam masa nifas : 2 kapsul vitamin A (merah) 200.000 IU.
Catatan :
- Pemberian kapsul pertama diberikan segera setelah melahirkan, dan
- kapsul kedua dengan selang waktu minimal 24 jam, tidak lebih dari 6 minggu setelah melahirkan.

- kapsul Vitamin A tidak boleh diberikan kepada ibu hamil karena dosisnya terlalu tinggi untuk janin.


Bahaya kelebihan vitamin A

(Sayur dan buah mengandung vitamin yang dibutuhkan tubuh)

Sejak lebih dari 1.500 tahun, orang-orang Cina atau Mesir sudah mengenal
khasiat dari hati binatang untuk mengobati penyakit rabun ayam. Memang ketika
itu belum diketahui, bahwa unsur aktiv yang dikandung hati binatang adalah
Vitamin A. Kini diketahui kekurangan atau kelebihan vitamin A juga berdampak
pada kesehatan.

Vitamin A baru dapat diidentifikasikan pada tahun 1913, dan mekanismenya untuk
memerangi rabun ayam atau ancaman kebutaan pada anak, baru diketahui secara
pasti satu dekade kemudian. Pada tahun 1980-an dimulai era baru fungsi vitamin
A, setelah diketahui bahwa vitamin ini memainkan peranan menentukan, dalam
pertumbuhan dan pembelahan sel. Sejak dua dekade lalu, muncul eforia berlebihan
menyangkut khasiat vitamin A.

Memang tidak berlebihan, jika vitamin A banyak dipuji dan diharapkan dapat
mencegah dan memerangi penyakit tertentu, seperti kanker misalnya. Sebab
penelitian selama beberapa dekade menunjukkan, vitamin A merupakan unsur
penting untuk mempertahankan kondisi kesehatan yang bagus, pertumbuhan, sistem
kekebalan tubuh, reproduksi dan penglihatan. Secara umum, diketahui kekurangan
vitamin A pada anak-anak terutama di negara berkembang, merupakan penyebab
utama penyakit rabun ayam atau bahkan kebutaan.

Tentu saja dipertanyakan apa sebetulnya vitamin A itu? Dari mana sumbernya?
Vitamin A dapat diperoleh dari berbagai sumber, dan terdapat dalam dua macam
bentuk, yakni retinol dan beta-carotene. Retinol lazim disebut vitamin A yang
sebenarnya karena dapat langsung dimanfaatkan oleh tubuh. Sumber retinol
kebanyakan dari makanan hewani, seperti hati, telur atau minyak ikan. Sementara
beta-carotene disebut pro-vitamin A, karena harus diolah dulu oleh tubuh, untuk
menjadi retinol. Sumber beta-carotene kebanyakan berasal dari makanan nabati,
terutama yang berwarna oranye atau hijau tua seperti wortel, ubi dan mangga.
Tubuh menyimpan retinol maupun beta-carotene di dalam hati dan mengambilnya
dari tempat penimbunan tsb, jika tubuh membutuhkannya.

Ditimbun dalam hati

Karena vitamin A ditimbun di dalam hati, dalam arti tidak larut dalam air,
terdapat bahaya jika kadarnya melebihi ambang batas aman, dapat muncul ancaman
kesehatan. Berdasarkan rekomendasi dari institut kesehatan nasional Amerika
Serikat, disarankan konsumsi harian dari vitamin A tsb antara 500 sampai 1.500
mikrogram vitamin A. Tentu saja konsumsinya disesuaikan untuk tiap kelompok
umur dan jenis kelamin. Anak-anak lebih kecil dari orang dewasa, ibu menyusui
lebih banyak dari wanita remaja. Kurang dari itu, dapat muncul gangguan
kesehatan antara lain gangguan penglihatan atau pertumbuhan pada anak.

Muncul pertanyaan berikutnya, bagaimana kalau tubuh kelebihan vitamin A.
Disinilah letak keunikan vitamin A. Diketahui, vitamin A sangat penting bagi
kesehatan tulang. Namun jika terjadi kondisi kelebihan atau hypervitaminosis,
justru muncul penyakit kerapuhan tulang atau osteoporosis. Para peneliti
menduga, kelebihan vitamin A memicu aktivitas osteoclast, yakni sel yang
menguraikan tulang. Juga diperkirakan, kelebihan vitamin A memicu korelasi
timbal balik dengan vitamin D, yang memainkan peranan penting dalam pembentukan
tulang. Selain itu, dalam komposisi yang cukup, vitamin A dapat mencegah
kanker, tetika kelebihan justru memicu tumbuhnya kanker.

Osteoporosis

Mengapa setelah sebelumnya hampir semua pihak, berlomba-lomba mengatasi situasi
kekurangan vitamin A di dunia, tiba-tiba muncul peringatan bahaya kelebihan
vitamin A? Penyebabnya adalah tingginya kasus penyakit kerapuhan tulang atau
osteoporosis di kalangan warga negara maju. Di Amerika Serikat saja, institut
kesehatan nasional melaporkan, lebih dari 10 juta warganya menderita gejala
kerapuhan tulang. Sekitar 80 persen penderitanya adalah wanita. Sekitar 18 juta
warga Amerika lainnya, menderita gejala berkurangnya kerapatan tulang, yang
menunjukan perkembangan awal dari osteoporosis.

Dalam penelitian memang ditemukan, penyebabnya bermacam-macam dan bukan hanya
akibat kelebihan vitamin A saja. Ada yang merupakan penyakit genetis, kurang
konsumsi kalsium, akkibat kebiasaan merokok atau juga konsumsi alkohol secara
berlebihan. Namun beberapa tahun belakangan, para peneliti memusatkan perhatian
pada kaitan antara kelebihan vitamin A dengan risiko kerapuhan tulang.
Pemicunya, adalah konsumsi vitamin A sintetis dalam jumlah besar di
negara-negara maju akibat promosi yang gencar menyangkut bahaya kekurangan
vitamin A.

Dalam penelitian di Swedia, dimana kasus kerapuhan tulang akibat kelebihan
vitamin A amat menonjol, terlihat hubungan yang signifikan menyangkut hal itu.
Penelitian terhadap 72.000 wanita yang sudah memasuki masa menopause, yang
mengkonsumsi vitamin A dalam bentuk suplemen setara dengan 3000 mikrogram per
hari, atau kira-kira tiga kali kebutuhannya, menunjukkn risiko kerapuhan tulang
yang juga meningkat tiga kali lipat. Sementara penelitian pada 2.000 orang
lelaki di Swedia, yang kadar retinol dalam darahnya lebih tinggi dari normal,
terlihat juga peningkatan risiko kerapuhan tulang. Swedia menjadi contoh
menarik, karena populasinya mengkonsumsi vitamin A dalam kadar tinggi,
dibarengi dengan kurangnya biosintesa vitamin D, akibat kurangnya sinar
matahari.

Faktor risiko di negara maju

Kecemasan dampak kelebihan vitamin A, memang lebih banyak muncul di negara
maju. Sementara di negara berkembang, yang dicemaskan justru kekurangan vitamin
A pada anak-anak dan ibu hamil atau menyusui. Menu makanan warga di negara maju
dinilai oleh para meneliti, mencukupi kebutuhannya akan vitamin A sehari-hari.
Apalagi kalau dalam menu makanan mereka, termasuk juga hati sapi atau hati
ayam, yang mengandung retinol kadar tinggi. Pada pokoknya, para peneliti
mengingatkan, jika menu makanan sehari-hari sudah mengandung vitamin A kadar
tinggi, tidak perlu lagi mengkonsumsi suplemen vitamin A.

Terutama juga diperingatkan orang-orang lanjut usia yang memiliki risiko
kerapuhan tulang lebih tinggi. Pada manusia lanjut usia, fungsi hati sudah
menurun dan kurang efektif dalam mengolah kelebihan retinol, artinya kadar
vitamin A dalam tubuh mereka sudah cukup tinggi, dan biasanya tidak memerlukan
suplemen lagi. Akan tetapi, jika memang dibutuhkan suplemen vitamin A,
disarankan mengkonsumsinya dalam bentuk beta-carotene. Dengan begitu kebutuhan
vitamin A dapat dipenuhi secara optimal tanpa meningkatkan risikonya. Juga
disarankan, agar kelompok risiko seperti wanita yang sudah memasuki menopause
atau manula, berkonsultasi dengan dokternya untuk menetapkan kadar aman yang
dapat dikonsumsi.



Dirangkum :

www.infeksi.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Vitamin
osdir.com

Minggu, 13 Juni 2010

Mineral : Zinc/ Seng (Zn)

Praktek keiroprektik (chiropraksi) di Depok Indonesia


Apakah Zinc itu?

Zinc adalah mineral penting yang terdapat pada hampir setiap sel.
Zinc menstimulasi aktifitas kurang lebih 100 enzim, yaitu substansi yang mendukung reaksi-reaksi biokimia di dalam tubuh.


Zinc diperlukan juga untuk
  • mendukung sistem pertahanan tubuh yang baik,
  • untuk penyembuhan luka,
  • membantu kemampuan indera perasa dan penciuman, dan
  • diperlukan untuk sintesis DNA.
  • Zinc juga berguna untuk pertumbuhan tubuh yang normal dan perkembangan manusia mulai dari masa kehamilan, anak-anak dan dewasa.


Makanan Apa Saja yang Mengandung Zinc?

Zinc dapat ditemukan di berbagai macam makanan.
  • Tiram mengandung paling banyak zinc dibanding dengan makanan lainnya.
  • Tetapi di dalam peraturan diet di Amerika, daging merah dan unggas adalah sumber utama.
  • Sumber makanan lain yang mengandung zinc adalah
- biji-bijian,
- kacang-kacangan,
- beberapa makanan laut tertentu,
- padi-padian dan
- gandum,
- sereal dan
- produk susu.

Penyerapan zinc lebih banyak jika dietnya pada protein hewani dibanding pada protein dari tanaman.
Zat phytate yang banyak ditemukan di roti-roti gandum, sereal dan produk-produk lainnya dapat mengurangi penyerapan zinc.


Berapa Banyak Konsumsi Zinc yang Direkomendasikan?

Berapa banyak konsumsi zinc yang dibutuhkan termuat dalam Dietary Reference Intakes yang dikeluarkan oleh Institute of Medicine.
Dietary Reference Intakes (DRI) adalah istilah yang dibuat oleh sekelompok badan yang bertugas merancang dan memberikan aturan nutrisi yang dibutuhkan bagi orang untuk menjadi sehat.
Recommended Dietary Allowance (RDA), salah satu jenis DRI, adalah standar rata-rata per hari nutrisi yang dperlukan untuk memenuhi kebutuhan cukup nutrisi harian bagi individu yang sehat (97-98%).

Bagi bayi umur 0 - 6 bulan, kebutuhan hariannya yang cukup (AI = adequate intake) akan zinc adalah 2.0 miligram per hari.
RDA akan zinc bagi bayi umur 7 hingga 12 bulan, anak-anak dan dewasa per miligram

per hari adalah:

RDA Zinc bagi Bayi Di Atas 7 Bulan, Anak-Anak dan Orang Dewasa

Bayi diatas 7 bln hingga 3 tahun >> 3 mg
Anak Umur 4 thn hingga 8 thn >> 5 mg
Anak Umr 9 hingga 13 tahun >> 8 mg

Usia 14 hingga 18 tahun:

* Laki-Laki >> 11 mg
* Perempuan >> 9 mg
* Hamil >> 13 mg
* Menyusui >> 14 mg

Usia 19 tahun ke atas:

* Laki-Laki >> 11 mg
* Perempuan >> 8 mg
* Hamil >> 11 mg
* Menyusui >> 12 mg


Kapan kondisi kekurangan zinc terjadi?


Kondisi kekurangan zinc terjadi sebagia besar karena:

1). masukan zinc yang kurang atau zinc tidak terserap dalam tubuh dengan baik.
2). Adanya peningkatan hilangnya zinc dalam tubuh.
3). saat kondisi tubuh memerlukan penambahan zinc.

Tanda-tanda dari kekurangan zinc biasanya berupa

terhambatnya pertumbuhan,
rambut rontok,
diare,
kematangan sexual yang lambat dan
impotensi,
luka mata dan kulit dan
hilangnya nafsu makan.

Fakta lain adalah
turunnya berat badan,
luka lama sembuh,
ketidaknormalan indra perasa, dan
kelesuan mental.

Tetapi karena gejala-gejala ini bersifat umum dan seringkali berkaitan dengan kondisi-kondisi medis lainnya, maka jangan cepat disimpulkan bahwa semuanya itu karena kekurangan zinc.
Lebih baik adalah segera konsultasi ke herbalis thibbun nabawi tentang gejala-gejala medis tersebut sehingga penanganan yang tepat bisa dilakukan.


Siapa Saja yang memerlukan Zinc lebih banyak?

Sampai saat ini belum ada tes laborat yang khusus untuk memeriksa status zinc di dalam tubuh.
Para dokter medis memerkirakan kondisi kekurangan zinc karena memperhatikan faktor-faktor seperti
masukan kalori yang kurang cukup,
minum alkohol,
adanya penyakit-penyakit yang berkaitan dengan pencernaan, dan
gejala-gejala sepetti pertumbunan yang tidak normal pada bayi dan anak-anak,
di saat mereka memutuskan untuk perlunya memberi pasien suplemen zinc.

Para vegetarian tentu memerlukan 50% zinc yang lebih banyak dibanding dengan yang bukan vegetarian, di karenakan rendahnya daya serap zinc pada tumbuhan.
Sehingga sangat penting bagi para vegetarian memasukkan suplemen zinc yang bagus dalam diet mereka.

Kekurangan zinc pada ibu hamil juga dapat menghambat pertumbuhan janin.
Suplemen zinc terbukti bisa memperbaiki pertumbuhan anak-anak yang mengalami kelambatan pertumbuhannya.
Susu manusia tidak bisa memberikan jumlah zinc yang cukup bagi bayi umur 7 hingga 12 bulan sehingga bayi yang menyusui pada umur tersebut sebaiknya mengkonsumsi makanan yang cukup zinc atau diberikan padanya formula yang mengandung zinc.
Sebagai alternatifnya, para dokter anak-anak bisa merekomendasikan suplemen zinc pada situasi tersebut.
Ibu yang menyusui juga terkuras simpanan zinc di dalam tubuhnya karena besarnya kebutuha akan zinc di saat menyusui.
Oleh sebab itu, adalah penting bagi para ibu yang menyusui untuk memasukkan zinc dalam diet mereka dan bagi para ibu hamil cukup dengan mengikuti nasehat para dokter untuk mengkonsumsi vitamin dan suplemen mineral lainnya.

Status kekurangan zinc juga nampak pada para peminum alkohol berkisar 30 hingga 50%. Alkohol mengurangi penyerapan zinc dan
meningkatkan kehilangan zinc dalam tubuh lewat urin.

Sebagai tambahan , para alkoholok sering jarang makan makanan yang bervariasi atau dalam jumlah yang cukup, sehingga masukan zinc pada tubuh mereka kurang.

Diare juga menyebabkan kehilangan zinc.
Orang yang menjalani pembedahan perut, atau
mengalami kelainan pencernaan yang menyebabkan gagalnya absorbsi zinc, termasuk diantaranya sariawan, penyakit crohn dan sulit buang air besar, mendapatkan resiko kekurangan zinc yang lebih banyak.
Individu yang mengalami diare kronis harus memastikan adanya tambahan zinc dalam diet mereka sehari-hari yang bisa diambil dari suplemen zinc.


Kontorversi Seputar Zinc

Penyerapan Zinc and zat Besi

Penyakit kekurangan zat besi atau
anemia adalah penyakit yang cukup serius pada jaman sekarang.

Program pemberian zat besi dikembangkan untuk mengatasi untuk mengatasi defisiensi penyakit ini dan telah terbukti telah memperbaiki status kekurangan zat besi pada ribuan wanita, bayi dan anak-anak.
Beberapa peneliti sempat mempertanyakan efek dari pemberian zat besi ini pada penyerapan nutrisi lainnya, termasuk zinc.
Pemberian zat besi pada makanan ternyata tidak mempengaruhi penyerapan zinc secara signifikan.
Tetapi pemberian dalam jumlah besar zat besi lewat supplemen (lebh besar dari 25 mg) bisa menyebabkan berkurangnya penyerapan zinc.
Oleh sebab itu, minum supemen zat besi sebaiknya dilakukan di sela-sela makan karena seperti ini bisa mengurangi efek menurunnya absorsi zinc.

Zinc, Infeksi, dan Penyembuhan Luka

Sistem imun dalam tubuh dipengaruhi oleh tingkat adanya zinc dalam tubuh.
Kekurangan zinc yang parah melemahkan fungsi imun.
Zinc diperlukan bagi pengembangan dan pengaktifan T-limposit, yaitu sejenis sel darah putih yang berfungsi untuk memerangi penyakit.
Di saat suplemen zinc diberikan pada individu yang memiliki zinc rendah, jumlah cel T-limposit dalam darah meningkat dn kemampuan sel limposit untuk memerangi infeksi meningkat.
Studi menunjukkan anak-anak yang miskin dan kekurangan nutrisi di India, Afrika, Amerika Selatan dan Asia Tenggara bisa sembuh dengan lebih cepat dari penyakit diare setelah minum suplemen zinc.
Jumlah zinc yang diberikan pada studi tersebut berkisar 4 mg per hari hingga 40 mg per hari dan diberikan dalam bentuk zinc yang bervariasi (zinc acetate, zinc gluconate, atau zinc sulfate).
Suplemen zinc sering diberikan untuk membantu penyembuhan borok pada kulit atau luka-luka lainnya.
Tetapi penyembuhan tidak bisa lebih cepat apabila diberikan pada orang yang sudah memiliki kadar zinc yang normal.


Apakah ada Resikonya Jika kebanyakan Zinc?

bentuk keracunan zinc dapat dilihat dalam ujud kronis.
masukan 150 mg hingga 450mg zinc per hari diindikasikan menyebabkan rendahnya status copper dalam tubuh, berubahnya fungsi zat besi, berkurangnya sistem imun, dan berkurangnya lipoprotein (kolesterol baik).
satu kasus pernah dilaporkan terjadinya mual yang parah dan muntah-muntah dalam waktu 30 menit bagi orang yang mengkonsumsi 4 gram zinc gluconate (570mg zinc elemen).
Pada tahun 2001 National Academy of Science menetapkan batas atas yang bisa ditolerir dari konsumsi zinc bagi bayi, anak-anak dan orang dewasa, yang tidak menyebabkan efek-efek buruk kesehatan.
Batas atas ini dikecualikan bagi individu yang sedang menjalani terapi medis dengan zinc. Tetapi bagi individu yang menjalani terapi medis tersebut ada baiknya dia selalu dalam pengawasan dokter yang akan memonitor efek-efek kesehatan yang bertentangan.
Batas atas tahun 2001 untuk penggunaan zinc pada bayi, anak-anak dan orang dewasa adalah:

Umur 0 - 6 bulan >> 4 mg
Umur 7 - 12 bulan >> 5 mg
Umur 1 - 3 tahun >> 7 mg
Umur 4 - 8 tahun >> 12 mg
Umur 9 - 13 tahun >> 23 mg
Umur 14 - 18 tahun >> 34 mg

* Kondisi hamil atau menyusui >> 34 mg

Umur 19 tahun ke atas:

* Laki dan Perempuan >> 40 mg
* Hamil dan Menyusui >> 40 mg


Sumber-Sumber makanan terpilih nutrisi zinc

Aturan diet Amerika tahun 2000 menyatakan, "Makanan yang berbeda berisi nutrisi yang berbeda.
Tidak ada satu makanan tunggal yang bisa memenuhi semua gizi dalam jumlah cukup untuk tubuh.
" Tabel di bawah ini (silakan mendownloadnya) adalah daftar makanan yang mengandung zinc, jumlah kandungannya dalam persen, dan jumlah porsi yang dibutuhkan dalam sehari oleh tubuh.
Sebagaimana yang ditunjukkan dalam tabel,
daging merah,
ayam,
sereal makan pagi,
beberapa makanan laut,
semua jenis padi-padian,
kacang kering, dan
kacang
adalah sumber zinc.

Sereal makanan pagi adalah cara muda mendapatkan zinc sesuai dengan RDA, tetapi makanan ini juga cara cepat menjadikan kita kelebihan zinc, khususnya apabila kita juga mengkonsumsi dengan suplemen.
jadi siapa saja yang hendak mengkonsumsi suplemen zinc, sebaiknya pertama kali melihat apakah kebutuhannya akan zinc bisa terpenuhi dengan mengkonsumsi makanan menurut tabel di bawah ini atau dari sereal pagi.

Tabel diet Zinc:
http://www.savefile.com/files/1292877

Sejarah (1) Thibbun Nabawi - Medicine of The Prophet

Praktek keiroprektik (Kiropraktik) di Depok Indonesia

Istilah Thibbun Nabawi diambil dari
  • Istilah Thibbun Nabawi diambil dari kitab karya Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah (691-751 H / 1282-1327 M) yang berjudul Za’dul Ma’ad.
  • Dalam Kitab Shohih Muslim dan Shohihul Bukhori terdapat 2 bab khusus yang membahas kedokteran modern yaitu kedokteran yang diakui dunia barat seperti yang terjadi saat ini.

Thibbun Nabawi : Dalam Shohihul Muslim
  • Banyak memuat hadis-hadis tentang proses kejadian manusia dalam rahim (embriologi dan kebidanan)
  • Ada 80 hadits yang membicarakan kedokteran modern, embriologi, anatomi, fisiologi, patologi, dan lain-lainnya.
  • membahas kedokteran modern yaitu kedokteran yang diakui dunia barat seperti yang terjadi saat ini.
  • Para ulama sepakat menyatakan Imam Bukhori sebagai orang pertama yang menulis Thibbun Nabawi / Medicine of Prophet atau Kedokteran Nabi.

Thibbun Nabawi : Ibnu Kholdun
  • Kedokteran Islam atau Thibbun Nabawi muncul sebagai hasil integrasi ilmu kedokteran Yunani, Persia, India, China dan Mesir yang sudah ada sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW.
  • Setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW, Ilmu kedokteran Yunani, Persia, India, China dan Mesir tersebut dipandu dengan wahyu Allah yang diturunkan kepada beliau sehingga terjaga dari kesyirikan, tahayul, bid’ah serta khurafat. Dan dipenuhi oleh keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Koreksi Thibbun Nabawi : terhadap teori kedokteran di Yunani
  • Teori reproduksi yang di luar jangkauan akal dikoreksi dengan : Q.S Al Mukmin 23 : 12-14. Q.S Al Qiyamah 75 : 37-39. Q.S Al Infithor 82 : 7-8.
  • Ada sebagian ilmu pengobatan lainnya yang dibenarkan AlQur’an

Koreksi Thibbun Nabawi : terhadap teori kedokteran di China, Arab dan India
  • Kedokteran di China, Arab dan India dikenal dengan nama ilmu kedokteran tradisional ( Traditional Medicine )
  • Pengobatannya dikoreksi karena banyak mengandung unsur syirik, khurafat serta membahayakan tubuh, seperti Kay (sundutan api) diluruskan dengan kay alwasimy yang lebih aman.

Pengapdosian Thibbun Nabawi : Terhadap Teori kedokteran di Persia dan Mesir

Dari Persia :
  • Farmakologi.
  • Apotek.
  • Pengobatan rumput-rumputan.
  • Pengobatan dengan benda tambang,
  • tumbuh-tumbuhan,
  • khewan, serta dengan
  • aromatherapi.

Dari Mesir :
  • Ilmu tentang bedah.
  • operasi,
  • lasoh,
  • siyasur,
  • dan syifa’.
  • Pengobatan mata

Ilmu-ilmu yang sesuai dengan ajaran Islam terus dikembangkan, sedang yang bertentangan dilarang, yang salah dikoreksi dan yang lainnya dibiarkan saja.


Sejarah Perkembangan Thibbun Nabawi
  • 4000 SM - Sejak berdirinya kerajaan Sumeria di zaman purba, Bekam telah berkembang sebagai pengobatan di Babilonia, Mesir, Saba’, dan Persia.
  • 3000 SM - Bangsa Persia yang serumpun dengan bangsa Aria, India, Yunani, Romawi, Isbanji, Jerman, dan Aria Eropa lainnya telah berkembang pengobatan bekam bersama pengobatan fasid (yaitu pengobatan dengan mengeluarkan darah dari tubuh)
  • Bekam sudah ada di daerah Suriah dan Iskandariyah bersama pengobatan Fasid, Kay, Pembedahan, Ramuan herba, Tumbuh-tumbuhan laut, Akar-akaran, Biji-bijian, Bunga dan Getah-getahan.
  • 2500 SM - Sebelum berkuasanya Kaisar Yao pengobatan bekam semakin berkembang dengan berdasarkan titik akupunktur.
  • 2500 SM – 1200 SM - Pengobatan bekam sudah ada sejak kekuasaan Fir’aun. Dan pada masa kekuasaan Fir’aun Ramses II sekitar 1200 SM terjadi suatu peristiwa banyak penduduknya yang dilempari batu, lalu terjadi lebam. Setelah dibekam ternyata banyak yang sembuh.
  • Zaman Nabi Yusuf a.s - Di Mesir ada Bangsa Israil yang banyak memiliki ahli pengobatan dengan Bekam.
  • Zaman Nabi Muhammad SAW - Nabi SAW mengarahkan ummatnya untuk berbekam dengan mengajarkan titik-titik bekam untuk penyembuhan.

Lanjutan perkembangan saat Nabi

Nabi SAW mengarahkan pengobatan di kalangan sahabat berdasarka bimbingan wahyu.
  • 611 M - Muhammad bin Abdullah diangkat menjadi Rasulullah SAW adalah tonggak utama dari sejarah Thibbun Nabawi, Kerasulannya menjadi titik acuan sejarah Thibbun Nabawi karena di saat itulah terjadi perpaduan berbagai disiplin ilmu kedokteran. Baik pengobatan modern, tradisional, maupun alternatif.
  • Sejak saat itu juga Nabi dan para sahabatnya biasa melakukan pengobatan sendiri dan tidak terbiasa menggunakan obat-obatan kimia yang disebut Eqrobadjin. Kebanyakan obat-obatan yang mereka gunakan adalah makanan sehat non kimiawi.
  • Terkadang makanan sehat itu mereka campurkan dengan zat lain sebagai pengemulsi atau sekedar menghilangkan bentuk asalnya saja. Pada saat itu Romawi dan Yunani kuno gemar menggunakan obat-obatan kimia. Sementara orang-orang India juga lebih banyak menggunakan obat-obatan berupa makanan sehat (homeopathy atau non kimia).
  • 611 – 622 M - Masa transisi perjuangan Rasulullah bersama para sahabatnya yang diisi oleh marhalatud dakwah serta tarbiyatuj jihadiyyah menuju Madinatun Nabiyyi dan selanjutnya menuju Futuh Makkiyyi.
  • 622 M - 27 Rajab tahun ke 11 dari kenabian atau 2 tahun sebelum nabi Muhammad SAW hijrah ke Yatsrib, terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj, yaitu suatu peristiwa diangkatnya Rasulullah dari Sidratul Muntaha sampai ke langit ke 7, di saat itu juga setiap berjumpa dengan para malaikat, Rasulullah diperintahkan oleh malaikat untuk melakukan pengobatan bekam kepada ummatnya.
  • Jum’at, 24 September 622/ M12 Rabi’ulawal 1 H - Nabi SAW dan beberapa sahabatnya memasuki kota Yatsrib yang kemudian berubah menjadi Madinatun Nabiy (Kota Nabi).
  • Peristiwa berubah nama dari Yastrib menjadi Madinatun Nabiy memilik 2 maksud, yaitu :
1. Madinatun dengan arti kata “kota”
2. Madinatun dengan arti kata “tempat ditegakkannya Ad Dien atau Ajaran Al Islam”.

Sehingga saat itu menjadi penting dan memiliki arti sangat penting bagi sejarah perkembangan Thibbun Nabawi, menjadi titik awal kekaguman kawan maupun lawan terhadap harmonisnya masyarakat Islam yang dibangun oleh Rasulullah SAW, termasuk di dalamnya praktek idealnya Thibbun Nabawi.


THIBBUN NABAWI DI YASTRIB ( INDIKATOR SEJARAH )
  • Seorang raja Mauquqis pernah mengirim seorang dokter modern ke Yastrib untuk buka praktek pengobatan dalam rangka membantu kaum Muslimin Muhajirin dan Ansor termasuk di dalamnya kaum Yahudi dan Nasrani yang tergabung dibawah kepemimpinan Rasulullah SAW.
  • Praktek selama 2 tahun tersebut tidak menghasilkan seorang pasien sekalipun sehingga menyebabkan kekaguman dokter tersebut kepada tingkat kesehatan masyarakat yang dipimpin oleh Rasulullah SAW, suatu kepemimpinan yang selalu membimbing ummatnya dengan pola hidup yang sehat dan menyehatkan.
  • Akibatnya buka praktek pengobatan modern itu dihentikan sambil sang dokter menanyakan pola hidup seperti apa yang Nabi SAW terapkan di masyarakat yang dipimpinnya.
Lanjutan perkembangan
  • 785 – 861 M - Penulis ilmu Kedokteran Nabi SAW (Thibbun Nabawi / Medicine of Prophet) pertama adalah Ali bin Sahl bin Robban Ath-Thobari yaitu seorang pakar kedokteran yang mampu menyatukan dan memadukan Ilmu Kedokteran Yunani, Mesir, Persia dan India. Salah satu bukunya berjudul “Manafi’ul Ath’immah” (Manfaat Makanan) dan Beliau menulis 360 judul buku lagi tentang kedokteran.
  • 836 – 901 M - Tsabit bin Qurroh adalah dokter Islam yang mengembangkan Ilmu Kedokteran.
  • 854 – 932 M - Abu Bakar Ar Rozi (murid dari Ali bin Sahl bin Robban Ath-Thobari) adalah seorang dokter terkenal di Eropah sebagai dokter paling besar di abad pertengahan. Bukunya yang terkenal berjudul “Al-Hawi ”, dan oleh Raja Charles I tahun 1279 diterjemahkan dalam bahasa Latin dengan judul “Liber Continens” , lalu dialihkan dengan bahasa Inggris dengan judul “The Book Of Continent” yang dijadikan buku pegangan dokter di seluruh Eropah pada saat itu. Buku yang lainnya : “Thibbul Athfa’l” (Ilmu Kedokteran anak), “Mukhtashor fil Laban” (Ringkasan Tentang susu), dan “Al Judar wal Hisbah” (Small Pox and Measles/Cacar dan Campak)
  • 855 – 955 M - Ishaq Yuda adalah dokter Islam yang mengembangkan Ilmu Kedokteran
  • 936 – 1013 M - Zahrowi menulis buku “At Tashrif” disebut sebagai bapak Ilmu bedah dan menjadi panutan para dokter bedah di Eropah selama lima abad.
  • 961 – 1048 M - Al Biruni menulis buku besar berjudul “Kitab Ash Shoidanah fith Thibb” (Buku tentang Batu-batuan Perak yang Berkhasiat dalam Pengobatan).

  • 980 – 1037 M - Ibnu Sina menulis buku yang terbaik, yakni “Al Qonun fith Thibb” (Canon of Medicine) yang dianggap kepandaiannya sejajar dengan Aristoteles serta bukunya sejajar dengan injil di Eropah.
  • 1073 – 1162 M - Ibnu Zuhr adalah dokter Islam yang mengembangkan Ilmu Kedokteran
  • 1134 – 1204 M - Ibnu Maimun mengembangkan Ilmu Kedokteran Jiwa.
  • 1197 – 1240 M - Ibnul Bithar menulis “Al Jami’li Mufroda’til Adwiyah wal Aghdiyah” yang berisikan daftar tanaman obat yang berkhasiat untuk penyembuhan.
  • 1222 – 1286 M - Al Quff adalah dokter Islam yang mengembangkan Ilmu Kedokteran
  • 1282 – 1372 M - Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah menulis buku yang berjudul “Za’dul Ma’ad fi Hadyi Khoiril ‘Iba’d” yang mengelompokan hadits-hadits Nabi dan perilaku Nabi sehari-hari yang berhubungan dengan kesehatan dalam bab Thibbun Nabawi. Dan menulis “Al Jawa’bul Ka’fi Liman Sa’ala ‘Anid Dawa’isy Sya’fi’” (Jawaban lengkap tentang Obat-obat Mujarab). Buku lainnya : Tentang Biologi, Embriologi, Anatomi, Patologi. Dan Ilmu Kedokteran ini terus dikembangkan hingga Byzantium, Yunde-Shahpur, Iskandaria, Damaskus, Bagdad, Cordova, Granada, Sicilia, Italia, Perancis dan Jerman.
  • 1360 M - Kahin Al Aththor yang dikenal sebagai ahli farmasi dengan bukunya “Management of The DrugStore, Minhajul Dukkan wa Dustur Al A’ya’n fi A’ma’l wa Taro’ki’bi’l Adwiyah An Na’fi’ah lil Abda’n”


SEJARAH KEEMASAN THIBBUN NABAWI (SINOPSIS )

Karena kegigihan dokter-dokter muslim dalam mengembangkan ilmu kedokteran, maka akhirnya kedokteran Islam menguasai dunia. Namun, seiring dengan kekalahan umat Islam, musuh-musuh Islam di negara-negara Eropa mulai memisahkan kedokteran yang bersandarkan nilai-nilai ilahiyyah, dan membuangnya dari kurikulum kedokteran mereka. Sehingga pada akhirnya, orang Islam tidak mengetahui bahwa sebenarnya Ilmu Kedokteran Nabi itu tidak hanya yang tradisional saja, namun juga kedokteran modern yang diklaim orang Barat sebagai milik mereka.


DISTORSI SEJARAH THIBBUN NABAWI (SEBAGAI FAKTA KEJAHATAN YAHUDI)
  • Konfigurasi Yahudi Nasrani telah menghapus nama-nama dokter muslim dari literatur mereka, dan memunculkan dokter-dokter dari kalangan mereka sendiri yang sebenarnya juga mengambil ilmu kedokteran dari dokter-dokter muslim.
  • Memang inilah tujuan mereka untuk menjauhkan kaum muslimin dari penguasaan tekhnologi kedokteran, yang apabila dikuasai orang Islam, maka kaum muslimin pasti akan kembali menguasai dunia seperti sebelumnya.

SEJATINYA THIBBUN NABAWI ( Metode dan Sumbernya )

Sesungguhnya para dokter muslim pada abad 7 – 13 M telah menemukan metode dan sumber yang menjadi dasar-dasar kedokteran modern tersebut, dan hal itulah sebagai pengamalan Thibbun nabawi. Mereka tidak memisah-misahkan antara pengobatan modern, tradisional, medis dan non medis. Sehingga mereka tetap menjaga agar metode pengobatan tersebut tetap berada dalam bingkai keislaman dan dalam arahan wahyu ilahi.

istilah :

Muqauqis raja Qibthi.
Hingga sekarang, telah ditemukan 5 teks surat. Seorang Orientalis Perancis, Barthelemy, telahmenemukan di salah satu daerah di kota Akhmim di ujung kota Mesir, lembaran kulit lama, pada tahun 1850M. Setelah diadakan penelitian, jelaslah bahwa kertas itu adalh surat Nabi kepada Muqauqis, Raja Qibthi di Mesir. Ia membandingkannya dengan Belin untuk mentahqiq surat tersebut. Kemudian ia mengumumkan dengan yakin bahwa teks tsb adalah manuskrip asli.

Menurut Al-Badri (1990), adapun yang berhubungan dengan jaminan kesehatan, diriwayatkan bahwa Mauquqis, Raja Mesir, pernah menugaskan (menghadiahkan) seorang dokter (ahli pengobatan)nya untuk Rasulullah SAW. Oleh Rasulullah SAW, dokter tersebut dijadikan sebagai dokter kaum muslimin dan untuk seluruh rakyat, dengan tugas mengobati setiap anggota masyarakat yang sakit. Tindakan Rasulullah SAW itu, dengan menjadikan dokter tersebut sebagai dokter kaum muslimin, menunjukkan bahwa hadiah tersebut bukanlah untuk kepentingan pribadi. Dengan demikian, hadiah semacam itu bukanlah khusus diperuntukkan bagi Beliau, tetapi untuk kaum muslimin, atau untuk negara. Lain halnya apabila hadiah tersebut dipakai oleh beliau pribadi, seperti selimut bulu dan keledai hadiah dari Raja Aikah, misalnya, maka hadiah seperti itu memang khusus untuk pribadi, bukan untuk seluruh kaum muslimin.

sumber :

http://hpayayat.blogspot.com
nabimuhammad.info
www.berpolitik.com